MADIUN- Teknik bercocok tanam hidroponik kian populer di masyarakat. Pasalnya, teknik ini dianggap lebih hemat lahan dan mudah untuk diterapkan. Terutama bagi pemula yang ingin memulai bercocok tanam dengan keterbatasan lahan yang ada.

Terkait jenis tanaman, tanaman hidroponik sendiri merupakan jenis tanaman yang ditanam selain menggunakan tanah, tetapi diganti dengan air yang berisi nutrisi, sehingga membuat tanaman tumbuh dengan baik dan cepat.

Tanaman hidroponik ini tak kalah sehat dan bergizi, apalagi teknik ini mengutamakan terpenuhinya kebutuhan nutrisi tumbuhan. Apabila ingin menanam tanaman hidroponik di rumah, maka tentukan terlebih dahulu mengetahui jenis tanaman hidroponik.

Pasalnya tak semua tanaman bisa ditanam menggunakan teknik hidroponik. Jenis tanaman hidroponik akan menghasilkan jenis tanaman yang bebas dari hama dan penyakit. Yuk, kenali jenis-jenis tanaman hidroponik yang dapat kamu tanam dengan mudah berikut ini!

Selada
Merupakan tanaman yang paling umum ditanam secara hidroponik, karena dapat tumbuh dengan sangat cepat dalam sistem menanam ini. Perawatannya pun tak sulit sama sekali. Tanaman ini sangat cocok untuk pemula di bidang tanam-menanam Hidroponik.

Kale
Tanaman Kale merupakan salah satu tanaman family Brassicaceae, sering disebut juga dengan tanaman Kailan (Brassica Oleraceae var achepala). Kale termasuk salah satu jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat. Tanaman ini berdaun tebal, mengkilap, berwarna hijau, dan batangnya tebal dengan sejumlah kepala bunga yang berukuran kecil, mirip dengan bunga brokoli.

Dengan mengandung sumber vitamin K yang sangat baik dalam membantu proses pembekuan darah, vitamin A untuk kesehatan mata, dan warna hijau yang mengandung isotiosianat (senyawa yang menangkal kanker), tanaman ini sangat popular di kalangan masyarakat.

Strawberry
Buah dengan rasa asam-manis yang sangat khas ini ternyata sangat cocok untuk ditanam secara hidroponik. Jika dirawat dengan baik, tanaman stroberi bisa bertahan lama dan kamu dapat melakukan panen selama setahun penuh.

Kamu bisa menikmati stroberi segar yang dipanen sendiri sepanjang tahun, untuk langsung dimakan atau diolah menjadi berbagai macam jenis makanan penutup yang lezat.

Kangkung
Tumbuhan yang termasuk jenis sayur-sayuran ini banyak tumbuh di kawasan Asia, seperti Indonesia, Australia, dsb. Kangkung merupakan tanaman yang memiliki kemampuan tumbuh dalam waktu cepat dan serempak. Hanya dalam waktu four hingga 6 minggu setelah benih, kangkung sudah bisa dipanen dan dinikmati.Kecepatan produksi tanaman kangkung yang membuat harganya menjadi terjangkau oleh semua kalangan. Keunggulan tersebut juga bisa dijadikan peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Bayam
Sama dengan sayur dedaunan yang sudah disebutkan sebelumnya, bayam dapat tumbuh dengan baik jika ditanam menggunakan air. Maka dari itu, tanaman ini sangat cocok jika ditanam menggunakan sistem hidroponik. Bayam tidak membutuhkan begitu banyak cahaya atau suhu yang panas. Kamu bisa secara rutin memanen bayam dalam jangka waktu 12 minggu. Bayam bisa kamu gunakan untuk berbagai jenis macam makanan atau diolah menjadi jus, jika tidak menyukai teksturnya.

Nah, cukup beragam kan jenis tanaman yang mudah di tanaman dengan cara hidroponik. Tak hanya berguna untuk kelangsungan lingkungan, ternyata dengan menggunakan metode tanam hidroponik kita juga bisa menjadi penopang ketahanan pangan keluarga hingga lingkungan.
(dhevit/kus/madiuntoday)