Segudang Manfaat 360 Degree Feedback

360 degree feedback merupakan metode pendekatan dan alat yang memberikan setiap karyawan kesempatan menerima feedback performance dari supervisor atau manajer mereka. Jadi, alih-alih hanya menerima perspektif manager, performance review dengan 360 degree feedback  memberikan individu penilaian yang luas atas kinerja mereka berdasarkan pandangan pemangku kepentingan di perusahaan.

Feedback ini mencakup empat hingga delapan perspektif berbeda mulai dari penilaian diri Anda sendiri, bawahan langsung Anda, rekan kerja Anda, atasan Anda dan tergantung juga pada peran Anda, pelanggan Anda, pemasok Anda dan lain sebagainya. Orang-orang yang dipilih sebagai penilai atau penyedia feedback sering kali dipilih dalam proses bersama oleh organisasi dan karyawan. Ini adalah orang-orang yang umumnya berinteraksi secara intens dengan orang yang menerima feedback.

360 degree feedback merupakan pendekatan yang harus Anda gunakan untuk mengatasi masalah yang ada di performance review yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya. Penggunaan 360 degree feedback menjadi lebih umum digunakan karena organisasi berusaha untuk menghasilkan penilaian yang lebih lengkap dan menyeluruh.

Dua gagasan utama

Apa pun nama yang diberikan, 360 degree feedback didasarkan pada dua gagasan utama, yaitu:

Orang yang berbeda memiliki perspektif yang berbeda, dan karenanya melihat satu sama lain secara berbeda. Hubungan kita dengan orang lain dan pemahaman kita tentang diri kita sendiri akan mendapat manfaat dari melihat diri kita seperti orang lain melihat kita. Edwards dan Ewen (1996) mengatakan bahwa “tidak ada tindakan organisasi yang memiliki kekuatan lebih untuk memotivasi perilaku karyawan daripada umpan balik dari rekan kerja yang kredibel”. Selain itu, “di dunia yang dibangun secara sosial di mana karyawan bekerja, penilaian orang lain tentang mereka (tidak peduli seberapa bias mereka) merupakan realitas penting” (London & Smither 1995).

Banyak karyawan memandang penilaian rekan kerja mereka lebih adil, akurat, dan dapat dipercaya daripada penilaian manajer mereka, yang seringkali memiliki lebih sedikit kesempatan untuk mengamati pekerjaan sebenarnya yang dilakukan. Ada juga kemungkinan bahwa karyawan akan lebih bersedia untuk mengubah perilaku mereka untuk mendapatkan rasa hormat dan suka dari rekan kerja mereka daripada untuk memenangkan pujian dari manajer mereka.

Mengapa harus menggunakan 360 degree feedback?

Pendekatan ini mengandalkan banyak perspektif yang berbeda, sehingga ulasan dari 360 degree feedback sangat berharga. Berharga karena didasarkan pada perilaku yang benar-benar dilihat dan dialami oleh karyawan lain, pelanggan, dan lain sebagainya. Sehingga akan memberikan wawasan yang lebih baik tentang perilaku dan keterampilan karyawan, membantu juga untuk menunjukan kekuatan dan kelemahan mereka dengan cara yang lebih jelas.

Pendekatan 360 degree feedback memiliki banyak aspek positif. Jack Zenger selaku pakar perilaku organisasi global mengatakan bahwa lebih dari 85% pada 500 perusahaan Fortune menggunakan proses 360 degree feedback sebagai landasan dari keseluruhan proses pengembangan kepemimpinan mereka.

Berikut manfaat dari 360 degree feedback :

  • Meningkatkan motivasi karyawan
  • Mendorong pengembangan karir dan pribadi yang sistematis
  • Mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan tim
  • Meningkatkan tingkat keterampilan secara umum
  • Memberikan informasi untuk perencanaan dan tinjauan kinerja
  • Meningkatkan kesadaran diri
  • Meningkatkan kesadaran dan pemahaman anggota tim
  • Memperjelas perilaku yang diharapkan dari karyawan
  • Meningkatkan komunikasi dan hubungan kerja
  • Mengurangi risiko diskriminasi
  • Membangun keyakinan dan semangat moral
  • Menciptakan budaya keterbukaan
  • Mengurangi pergantian pimpinan dan karyawan
  • Meningkatkan akuntabilitas

360 degree feedback merupakan tambahan positif untuk performance management sistem Anda ketika diterapkan dengan hati-hati dan disertakan juga pelatihan untuk memungkinkan karyawan lebih baik dalam melayani pelanggan dan mengembangkan karir mereka sendiri.

Namun, jika Anda menggunakan secara sembarangan hanya karena perusahaan lain menggunakannya, 360 degree feedback akan menjadi bencana yang membutuhkan waktu berbulan-bulan dan mungkin bertahun-tahun bagi Anda untuk pulih. Jadi, pertimbangkan juga hal-hal negatif yang ada dalam proses 360 degree feedback.

Cara Terbaik Melakukan 360 Degree Feedback

Anda sudah mengetahui good and bad ketika menggunakan 360 degree feedback. Lantas bagaimana penerapan terbaik menggunakan metode ini?

Jangan jadikan 360 degree feedback sebagai satu-satunya metode yang digunakan. Anda bisa melanjutkannya dengan one-on-one interview session atau open discussion untuk melakukan klarifikasi.

1. Bangun Lingkungan Kerja yang Sehat

Bangun lingkungan kerja yang sehat untuk menciptakan budaya kerja yang baik. Perlu diingat bahwa metode ini sangat dipengaruhi oleh employee behavior.

Sikap karyawan sangat dipengaruhi bagaimana Anda mengelola karyawan. Misalnya mulai dari sistem jam kerja, benefit, atau kemudahan akses untuk mengembangkan diri.

2. Manfaatkan Data

Kinerja karyawan yang telah dinilai juga perlu dipantau perkembangannya. Misalnya, seberapa jauh kinerja  karyawan Anda berkembang, atau adanya penurunan atau kenaikan moral karyawan.

Pemantauan ini hanya bisa dilakukan apabila Anda memiliki tools dan data yang cukup untuk menganalisis kinerja karyawan.

Selain itu data terkait absensi dan gaji juga penting untuk membantu Anda menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi penilaian kinerja.

3. Mudah Diakses oleh Karyawan

Pastikan setiap dimulainya penilaian, karyawan dapat mengakses proses asesmen tersebut. Informasi mengenai proses asesmen perlu diketahui oleh semua karyawan.

Itulah artikel singkat mengenai 360 degree feedback, Anda bisa memanfaatkan software HRIS seperti Talenta untuk memaksimalkan proses penilaian kinerja karyawan.

Talenta memiliki fitur announcement dan Mekari Chat di mana Anda bisa menyebarkan informasi terkait proses penilaian 360 degree feedback.

Tidak kalah penting, Talenta juga bisa berfungsi sebagai aplikasi penilaian kinerja karyawan yang di dalamnya juga terdapat fitur 360 degree feedback.

Tertarik mempelajari lebih lanjut mengenai fitur Performance Management dari Talenta? Kunjungi website Talenta.co dan coba gratis demo aplikasi Talenta sekarang juga.