Dalam sistem pencernaan, asam lambung menjadi salah satu zat yang memegang peranan penting. Agar sistem pencernaan tidak terganggu, kadar asam lambung dalam tubuh harus selalu dijaga agar jumlahnya selalu tepat.

Dikarenakan ketika asam lambung naik, maka akan memicu berbagai masalah kesehatan yang tidak bisa dianggap remeh. Adapun gejala yang sering muncul saat asam lambung menjadi naik yaitu ada rasa terbakar di ulu hati atau sensasi terbakar pada bagian dada hingga tenggorokan. Selain itu, gejala tersebut juga dibarengi rasa mual, ingin muntah, perut kram, mulut terasa asam, dan masih banyak lagi.

Berbagai gejala atau keluhan tersebut tentu akan membuat penderitanya tidak nyaman saat beraktivitas. Atau bahkan bisa juga membuat tidak semangat dalam menjalani aktivitas. Jika Anda mengalami kondisi yang demikian, maka sebaiknya segera diatasi agar kondisi tidak semakin parah atau diderita hingga berkepanjangan. Berikut ini ada sedikit tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kondisi saat asam lambung naik, yaitu:

  • Hindari porsi makan yang terlalu berlebihan.

Agar tidak mengalami serangan asam lambung, maka sebaiknya mulai sekarang untuk membiasakan mengonsumsi makanan dengan porsi sedikit dan tekstur yang lembut. Pastikan juga makanan yang dikonsumsi tidak bersifat iritatif. Biasakan juga untuk makan secara teratur dan lebih sering frekuensinya, yaitu 4-6 kali dalam sehari dengan porsi kecil.

  • Minum air putih yang cukup.

Mengonsumsi air putih yang banyak sangat berguna untuk menyeimbangkan kadar pH dalam tubuh. Sehingga nantinya usus bisa bekerja dengan lebih cepat dalam proses pengosongan lambung. Maka dari itu, agar tidak terjadi kenaikan asam lambung selalu usahakan untuk mencukupi kebutuhan air putih untuk tubuh.

  • Menjaga berat badan selalu ideal.

Obesitas bisa menjadi salah satu penyebab naiknya asam lambung. Maka dari itu, usahakan untuk tidak memiliki berat badan berlebih atau obesitas.

  • Tarik nafas dalam-dalam.

Ketika bernafas, coba untuk tarik oksigen dalam-dalam. Karena kadar udara yang masuk ke dalam tubuh bisa dikontrol dengan cara ini. Kadar udara diperlukan untuk menguatkan otot-otot yang ada di bawah tenggorokan, sehingga mampu mengurangi resiko terjadinya kenaikan asam lambung.

  • Hindari kebiasaan langsung tidur atau rebahan setelah makan.

Setelah selesai makan, usahakan untuk tidak langsung tidur atau rebahan. Beri jeda sekitar 2-3 jam setelah makan jika ingin tiduran. Hal ini untuk mengurangi resiko asam lambung meningkat.

  • Mengunyah permen karet.

Dari sebuah penelitian, dengan mengunyah permen karet bisa membantu mengatasi permasalahan asam lambung. Hal ini dikarenakan mengunyah permen karet akan merangsang laju pelepasan air liur sehingga asa.

  • Mengonsumsi protein dan menghindari makanan berlemak.

Jenis makanan berprotein sangat bagus untuk meningkatkan sfingter sehingga refluks ke tenggorokan bisa dihindari. Sedangkan jika mengonsumsi jenis makanan yang berlemak akan berlaku sebaliknya.

  • Menghindari jenis makanan yang bersifat iritan.

Ada beberapa jenis makanan yang jika dikonsumsi bisa memicu asam lambung menjadi naik, seperti makanan pedas, makanan berlemak, makanan digoreng, makanan bersantan, dan makanan yang asam. Sebaiknya kurangi atau hindari jenis makanan tersebut untuk menjaga kadar asam lambung agar tidak naik.

  • Kelola stress dengan baik.

Kondisi seseorang yang sedang mengalami stress juga sangat rentan menyebabkan naiknya asam lambung. Maka dari itu, untuk menghindari agar hal tersebut tidak terjadi, sebaiknya kelola stress dengan baik.

Itu tadi beberapa tips yang bisa dilakukan ketika mengalami kondisi asam lambung yang naik. Semoga tips yang sudah dibagikan bisa bermanfaat!