Tahapan Tekstur Makanan Bayi Berdasarkan Usia

Makanan adalah hal penting yang harus diperhatikan penyajiannya untuk bayi. Karena apa yang terkandung di dalamnya akan memberi pengaruh besar pada tumbuh kembangnya. Makanan bayi juga harus disesuaikan dengan usia. Jadi harus diberikan secara bertahap berdasarkan tingkat kehalusan teksturnya.

Setiap tingkatan usia akan ada makanan tertentu yang bisa diberikan. Mulai dari satu bulan hingga 12 bulan, makanan ini bisa diganti-ganti sesuai variasi yang ada. Penasaran apa saja makanan untuk bayi yang bisa diberikan secara bertahap? Simak daftar lengkap makanan sesuai usianya berikut ini:

1. ASI atau Susu Formula

Makanan pertama yang bisa diberikan pada bayi adalah ASI atau susu formula. Usia yang cocok untuk makanan ini adalah satu sampai empat bulan. Pemilihan makanan ini sudah disesuaikan dengan tingkat kesiapan pencernaan. Meski tergolong sebagai minuman, tapi bagi bayi ini adalah makanan utama pada usia tersebut.

Pada usia ini, ASI adalah makanan bayi terpenting untuk diberikan. Namun jika tidak bisa memenuhi ASI, maka bisa diganti dengan susu formula. Pemilihan susu formula juga harus tepat. Usahakan mencari yang terbaik untuk pemenuhan berbagai zat untuk bayi. Sehingga kebutuhan gizinya bisa tercukupi dengan baik.

2. Makanan Lembut

Pada usia empat sampai enam bulan, makanan lembut sudah bisa diberikan. Jenis makanan lembut yang bisa dikonsumsi bayi lebih baik dikonsultasikan dulu dengan dokter. Karena setiap bayi memiliki tingkat ketahanan yang berbeda-beda. Jadi pemberian jenis makanan lembut juga harus disesuaikan dengan baik.

Jika dalam pemberian makanan lembut ditemukan gejala penolakan dari bayi, maka segera hubungi dokter. Karena kalau tidak ditangani, maka bisa merembet ke pencernaan. Selain itu, pemberian ASI juga harus dilakukan. Adanya ASI bisa memenuhi berbagai gizi yang dibutuhkan bayi. Jadi selain memberi makanan lembut, pemenuhan ASI juga harus mengikuti.

3. Bubur dengan Berbagai Campuran

Setelah bayi memasuki usia enam sampai delapan bulan, maka pemberian bubur sudah bisa dilakukan. Pada usia ini umumnya bayi sudah bisa menerima makanan bertekstur namun tetap lembut dan mudah diolah dalam organ pencernaan. Bubur yang diberikan juga bisa dimasak dengan menambah berbagai bahan bergizi.

Misal sayuran hijau, kentang, wortel, tahu, kacang-kacangan, bahkan daging. Tentunya semua bahan ini juga harus dihaluskan agar lebih mudah dikonsumsi bayi. Pemberian buah juga sudah bisa dilakukan pada usia ini. Buah yang direkomendasikan adalah buah pisang. Tekstur buah pisang termasuk yang terlembut sehingga cocok untuk bayi.

4. Makanan Agak Kasar untuk Bayi

Makanan keempat yang bisa diberikan untuk bayi adalah jenis makanan agak kasar. Jenis ini bisa diberikan untuk bayi yang sudah menginjak usia delapan sampai sepuluh bulan. Ada banyak makanan berat yang bisa dijadikan referensi pilihan. Misalnya keju atau yogurt yang cenderung asam juga sudah bisa diberikan sedikit demi sedikit.

Pemberian snack juga bisa dilakukan pada bayi. Namun, snack untuk bayi harus dipilih sesuai standar. Hal utama adalah tidak terlalu keras, pastikan snack pilihan memiliki tekstur yang sedikit lembut. Selain itu, perhatikan juga kandungan yang ada di dalamnya. Setiap kandungan harus diperhitungkan dengan baik untuk pemenuhan gizi bayi.

5. Makanan Padat

Makanan kelima yang bisa diberikan pada bayi adalah jenis makanan padat yang bisa didapat dari berbagai bahan. Misalnya bubur yang dicampur bahan-bahan dengan potongan yang lebih besar. Selain itu, buah juga bisa diberikan dengan memotongnya sedikit lebih besar agar bisa dikunyah oleh bayi.

Demikian daftar lima jenis makanan bayi yang bisa diberikan berdasarkan usianya. Setiap usia pasti memiliki karakteristik tertentu, sehingga pemberian makanan juga harus diperhatikan. Pemberian susu juga harus terus berjalan. Karena susu adalah bahan utama yang bisa menunjang tumbuh kembang bayi.